Presiden Brasil Lula Ajak Trump Komunikasi Langsung tanpa Marco Rubio
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva melakukan percakapan telepon dengan Presiden AS Donald Trump, di mana ia mengusulkan agar kedua negara mempertahankan komunikasi langsung tanpa melibatkan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Langkah ini dilakukan sebagai strategi untuk membatasi pengaruh Rubio yang dianggap tidak mendukung kepentingan Brasil dalam beberapa pekan terakhir. Lula menyampaikan kekhawatirannya terkait informasi yang diterima Trump mengenai kebijakan Brasil, yang menurutnya mengandung distorsi dan kesalahan fatal, khususnya terkait sistem pemungutan suara elektronik. Lula menekankan pentingnya pemahaman yang akurat untuk menghindari kesalahpahaman diplomasi antara kedua negara. Pemerintah Brasil menaruh harapan besar agar hubungan bilateral membaik di bawah kepemimpinan Trump, terutama jika Lula terpilih kembali dalam pemilu tahun ini. Sebagai bentuk komitmen, Lula siap melakukan kunjungan resmi ke AS pada tahun depan untuk menstabilkan hubungan dan menjaga kedaulatan politik Brasil dari pengaruh eksternal yang dianggap berlebihan. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama strategis dan ekonomi antara Brasil dan AS di berbagai sektor, termasuk energi, perdagangan, dan keamanan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 05.04
AS Tunda Operasi Economic D-Day, Ancam Negara yang Berhubungan dengan Iran
Berita terkait
Cekcok, Presiden Argentina Sebut Presiden Brasil 'Pencuri dan Korup'
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 13.20
Donald Trump Klaim Ekonomi Iran Hancur dan Inflasi Tembus 350 Persen
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.08
Trump Ngemis Mau Ketemu, Kim Jong Un Beri Syarat Super Berat
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 22.00
AS Dianggap Kehilangan Kredibilitas, Sanksi Terberat pada Iran Tak akan Berhasil
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 20.27