Presiden Ini Bakal Bagi-bagi Duit ke Rakyat, Per Orang Dapat Rp5,5 Juta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Taiwan Lai Ching-te mengumumkan rencana pemerintah untuk memberikan bantuan tunai sebesar TWD10.000 (sekitar Rp5,5 juta) kepada setiap warga negara pada tahun 2027. Pengumuman ini disampaikan setelah menerima laporan Proposal Anggaran Pemerintah Pusat 2027 dari Eksekutif Yuan. Tujuan distribusi ini adalah untuk membagikan keuntungan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dari yang diperkirakan, yang didorong oleh sektor artificial intelligence (AI), komputasi kinerja tinggi (HPC), dan layanan cloud.
Presiden Lai menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Taiwan dipengaruhi kuatnya akumulasi daya saing di bidang semikonduktor, teknologi informasi (TI), dan rantai pasok supply chain manufaktur. Proyeksi terbaru menunjukkan Pertumbuhan PDB Taiwan tahun ini mencapai 11,05%, naik dari perkiraan sebelumnya 9,64%. Jika terwujud, ini akan menjadi pertumbuhan tertinggi dalam 39 tahun terakhir.
Pertumbuhan ekonomi juga terlihat pada semester pertama tahun ini, mencapai 14,15% atau tertinggi dalam 50 tahun terakhir. Dengan pertumbuhan yang kuat ini, pemerintah berupaya memastikan seluruh warga negara dapat merasakan manfaat dari pembangunan ekonomi yang ada.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.40
Pertama di Dunia, Satu Negara Lumpuh Dibobol AI Tanpa Bantuan Manusia
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 06.05
Penerimaan Negara Naik, Presiden Mau Bagi Rp5,5 Juta ke Setiap Warga
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 14.48
DPR Setuju RUU APBN Dibahas ke Tahap Selanjutnya
Berita terkait
Penyaluran Bansos Pakai Data Baru Mulai 2027, Barang Subsidi Mau Diganti Cash
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 06.30
Bisa Deteksi Harta Penerima Bansos, Pemerintah RI Gunakan AI
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 21.10
Bansos 2027 Jadi Tahap Awal Pemerintah Ubah Subsidi Barang Menjadi Tunai
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 17.27
OpenAI Stop Sementara Latih Model AI, Ini Alasannya
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 19.02