Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

Presiden Iran Pidato di PBB: Lawan Trump-Sebut Standar Ganda Nuklir

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan pidato tajam di Sidang Umum PBB pada 23 September 2026, menegaskan bahwa Iran adalah korban terorisme global dan menolak tekanan asing. Ia mengkritik serangan terhadap Iran termasuk pengeboman sekolah, pembunuhan ilmuwan, dan pembunuhan Ismail Haniyeh di Teheran. Pezeshkian menolak bertekuk lutut di hadapan agresi asing dan menegaskan bahwa Iran hanya membela diri secara defensif.

Dalam pidatonya, Pezeshkian menyoroti dugaan standar ganda internasional terkait senjata nuklir dan sanksi ekonomi. Ia mengatakan Israel memiliki senjata pemusnah massal tanpa diawasi, sementara Iran dikenai sanksi berat demi program nuklir damai. Ia juga mengutuk kekerusakan di Gaza, dengan lebih dari 80.000 warga sipil dilaporkan tewas, dan menegaskan bahwa perdamaian hanya bisa dicapai dengan keadilan bagi Palestina.

Pezeshkian menegaskan komitmen Iran pada dialog, namun menolak intimidasi. Ia menekankan bahwa Iran tidak pernah menyerang negara lain dalam 200 tahun terakhir, dan hanya membela diri. Ia juga menyatakan bahwa teknologi nuklir damai adalah hak Iran untuk kemajuan energi, pertanian, dan kesehatan, dan menolak pembatasan yang diskriminatif.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait