Presiden Iran Pidato di PBB: Lawan Trump-Sebut Standar Ganda Nuklir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan pidato tajam di Sidang Umum PBB pada 23 September 2026, menegaskan bahwa Iran adalah korban terorisme global dan menolak tekanan asing. Ia mengkritik serangan terhadap Iran termasuk pengeboman sekolah, pembunuhan ilmuwan, dan pembunuhan Ismail Haniyeh di Teheran. Pezeshkian menolak bertekuk lutut di hadapan agresi asing dan menegaskan bahwa Iran hanya membela diri secara defensif.
Dalam pidatonya, Pezeshkian menyoroti dugaan standar ganda internasional terkait senjata nuklir dan sanksi ekonomi. Ia mengatakan Israel memiliki senjata pemusnah massal tanpa diawasi, sementara Iran dikenai sanksi berat demi program nuklir damai. Ia juga mengutuk kekerusakan di Gaza, dengan lebih dari 80.000 warga sipil dilaporkan tewas, dan menegaskan bahwa perdamaian hanya bisa dicapai dengan keadilan bagi Palestina.
Pezeshkian menegaskan komitmen Iran pada dialog, namun menolak intimidasi. Ia menekankan bahwa Iran tidak pernah menyerang negara lain dalam 200 tahun terakhir, dan hanya membela diri. Ia juga menyatakan bahwa teknologi nuklir damai adalah hak Iran untuk kemajuan energi, pertanian, dan kesehatan, dan menolak pembatasan yang diskriminatif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 23 September 2026 pukul 12.13
Erdogan Soroti Gaza di Sidang PBB, Israel Pilih Walk-Out
Detik.com · 22 September 2026 pukul 11.58
Pelapor PBB Samakan Pembunuhan Anak-anak Gaza dengan Holocaust Nazi
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 07.55
Trump Hadapi 'Pilihan Besar' soal Iran: Damai atau Hancurkan Teheran
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 07.40
Harga Minyak Dunia Bangkit, Brent Tembus US$ 103 per Barel
Berita terkait
Delegasi AS-Iran Bertemu, Trump Beri Ultimatum Keras Lenyapkan Teheran
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 06.10
Selain Minyak, Iran dan China Diduga Bahas Masalah Nuklir
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 17.18
5 Anggota Tetap Dewan Keamanan PBB Bentrok Soal Mekanisme Sanksi Iran
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 15.15
Hamas Tuduh Israel Berupaya Hapus Bukti Kejahatan di Gaza
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 15.07