Presiden Kolombia Minta Trump Tangguhkan Tarif Impor Usai Gempa Dahsyat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella, meminta Presiden AS Donald Trump menangguhkan tarif impor produk Kolombia. Permintaan ini diajukan guna membantu pelaku usaha yang terdampak gempa bumi magnitudo 7,4 yang menghancurkan kota Cali dan Pereira, menewaskan hampir 300 orang, serta merusak sekitar 13.000 rumah.
Sebelumnya, AS menaikkan tarif impor produk Kolombia dari 10 persen menjadi 12,5 persen sejak 24 Juli, kecuali untuk komoditas kopi dan minyak. Espriella menekankan bahwa penangguhan tarif sangat diperlukan untuk mendukung pembangunan kembali infrastruktur negara di tengah situasi ekonomi yang sulit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 09.45
Bukan Timteng, AS Tiba-Tiba Siapkan Operasi Militer Besar di Sini
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 05.00
Korban Tewas Akibat Gempa di Kolombia Bertambah Menjadi 285 Jiwa
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 02.02
Trump Berlakukan Tarif Drone dan Komponennya Atasi Ancaman Keamanan AS
Berita terkait
Korban Tewas Gempa Kolombia Bertambah Menjadi 273 Jiwa
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 07.00
Korban tewas gempa Kolombia naik jadi 265 orang
ANTARA News · 13 Agustus 2026 pukul 08.48
Terus Bertambah, Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,4 Kolombia Jadi 265 Orang
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 07.25
Indonesia Kena Tarif Kerja Paksa 10% dari Amerika Serikat
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 18.15