Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Iran Sebut AS Salah Besar Karena Gunakan Negosiasi untuk Mendikte

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menuduh Amerika Serikait (AS) keliru menganggap negosiasi sebagai ajang untuk mendikte, sehingga pendekatan AS terhadap Iran tidak akan berhasil. Dalam konferensi pers, Baqaei menyatakan bahwa AS bertindak dengan "itikad buruk" dan terjebak dalam kesalahan strategis. Menanggapi serangan AS terbaru di Pulau Khark, ia memperingatkan bahwa pasukan Iran akan merespons setiap agresi lebih lanjut.

Baqaei juga menuduh AS melanggar Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad yang diklaim ditandatangani oleh Presiden AS Donald Trump, dengan menyatakan bahwa Washington menyetujui komitmen berdasarkan kesepakatan tersebut namun melanggengannya tiga pekan kemudian. Ia menambahkan bahwa AS terus memberlakukan sanksi, blokade laut, dan perang ekonomi terhadap Iran.

Meski demikian, Baqaei menegaskan bahwa Iran tetap akan menggunakan diplomasi untuk melindungi kepentingan nasionalnya. Ia juga memastikan bahwa Iran tidak sedang bernegosiasi dengan IAEA, namun tetap menjalin kontak rutin. Terkait tuduhan aktivitas nuklir di Kuh-e Kolang, Iran membantah dan menyatakan bahwa tidak ada bukti kuat mendukung klaim tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait