Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Presiden Prabowo Salah, Pendapatan Ojol Turun Bukan Naik

Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) membantah pernyataan Presiden Prabowo mengenai kenaikan pendapatan pengemudi ojek online (ojol) hingga tiga kali lipat. Ketua SPAI, Lily Pujiati, menegaskan bahwa pendapatan pengemudi justru menurun akibat potongan aplikasi yang masih sangat tinggi di lapangan.

SPAI menemukan bukti bahwa potongan platform mencapai 34%, jauh melampaui batas maksimal 8% yang diatur dalam Perpres No. 27/2026. Sebagai contoh, dari tarif Rp19.500, pengemudi hanya menerima Rp12.880 setelah dikurangi biaya layanan, asuransi, dan potongan platform. Hal ini dinilai sebagai pelanggaran terhadap regulasi pemerintah yang seharusnya melindungi pendapatan pengemudi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait