Presiden UEA Kirim Surat Langsung ke Raja Salman, Putra Mahkota Mohammed bin Salman Dilewati!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohamed bin Zayed Al Nahyan mengirimkan surat tulisan tangan langsung kepada Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud yang berusia 90 tahun. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk melewati Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS), yang menjadi penguasa de facto Arab Saudi dan mengendalikan hampir seluruh kekuasaan pemerintahan. Surat tersebut membahas kondisi hubungan bilateral antara kedua negara serta mengundang Raja Salman untuk menghadiri Konferensi Air yang disponsori PBB di Abu Dhabi pada Desember mendatang.
Para diplomat Barat dan Arab menilai langkah ini mencerminkan ketegangan tersembunyi antara pemimpin UEA dan MBS. Seorang pejabat Barat yang berbicara kepada Middle East Eye menyatakan bahwa UEA merasa tidak memiliki pilihan lain selain menghubungi langsung ke puncak kerajaan, sekaligus menambahkan bahwa MBS tidak akan senang dengan pendekatan ini.
Raja Salman naik takhta pada 2015 setelah kematian saudara tirinya Raja Abdullah. Ia jarang melakukan perjahan ke luar negeri, dengan kunjungan terakhir yang diketahui ke Tunisia pada 2019. Sementara itu, Mohammed bin Salman baru saja menyelesaikan kunjungan dua hari ke Prancis dan bertemu Presiden Emmanuel Macron untuk membahas kesepakatan bilateral dan situasi kawasan Timur Tengah.
Bagikan
Berita terkait
Sempat Serang Irak, Menhan Arab Saudi Kini Sebut 'Tetangga Tercinta'
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 02.12
Membaca Posisi Arab Saudi Sebagai ''New Regional Power''
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 10.08
Iran Tuding Arab Saudi Terlalu Bergantung dengan Kekuatan Asing
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 16.17
Mengapa Arab Saudi Mengubah Perannya dalam Perang Iran? Ini Analisisnya
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 15.18