Iran Tuding Arab Saudi Terlalu Bergantung dengan Kekuatan Asing
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arab Saudi, Pakistan, dan Turki menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah yang menyatakan serangan terhadap salah satu negara akan dianggap serangan terhadap ketiganya. Pakta ini bertujuan memperkuat pencegahan kolektif dan koordinasi militer di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Ebrahim Rezaei, anggota parlemen Iran, mengecam keras pakta tersebut dan menuduh Arab Saudi terlalu bergantung pada kekuatan asing untuk keamanan. Ia membandingkan kesepakatan ini dengan kebijakan AS yang ia sebut tidak memberikan keamanan nyata bagi Riyadh. Rezaei meminta Arab Saudi mengubah kebijakan agar tidak perlu 'memeras' keamanan dari pihak lain. Penandatanganan dilakukan saat Arab Saudi menyatakan menghadapi ancaman meningkat akibat konflik yang melibatkan Iran dan sekutunya di wilayah Teluk.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 20.03
Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Situasi Timteng Makin Ngeri
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 10.39
Iran Rilis Video Langka Mojtaba Khamenei Usai Rumor Kondisinya Kritis
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 09.42
Kurangi Upaya Negosiasi, Trump Pilih Tunggu Iran Bangkrut
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 08.10
Harga Minyak Hari Ini Melambung Imbas Ketidakpastian Pembukaan Selat Hormuz
Berita terkait
Trump Telpon Pangeran MBS sebelum Batalkan Serangan ke Iran
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 18.45
Ini Detail Permintaan MBS untuk Memohon Trump Batalkan Serangan ke Iran
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 15.41
Sempat Serang Irak, Menhan Arab Saudi Kini Sebut 'Tetangga Tercinta'
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 02.12
Mengapa Israel Sangat Takut dengan Pakta Pertahanan Mekkah?
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 02.20