Produksi Padi Biosalin di Batang Jateng Tembus 166,5 Ton
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kolaborasi PT PGN, Subholding Gas Pertamina, BRIN, dan Pemerintah Kabupaten Batang berhasil menghasilkan 166,5 ton gabah kering panen (GKP) Padi Biosalin dengan nilai ekonomi Rp1,3 miliar melalui program CSR di Kawasan Salinitas Tinggi. Hasil ini menunjukkan lahan dengan tingkat salinitas tinggi dapat dimanfaatkan secara produktif. Wakil Menteri Koordinator Pangan Hanif Faisol Nurofiq menyatakan perubahan iklim, abrasi, dan rob menjadi tantangan bagi lahan pertanian pesisir, sehingga diperlukan inovasi adaptif. Bupati Batang M Faiz Kurniawan menekankan kolaborasi lintas sektor untuk memberikan manfaat ekonomi, lingkungan, dan sosial bagi petani.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 20 September 2026 pukul 16.31
Kolaborasi PGN, BRIN dan Pemkab Batang Sukses Panen Raya 166,5 Ton Padi Biosalin
Detik.com · 19 September 2026 pukul 09.15
El Nino dan Air Laut Tak Halangi Panen Padi 166 Ton di Batang
JPNN.com · 19 September 2026 pukul 03.19
Kolaborasi PGN, BRIN dan Pemkab Batang Berhasil Panen 166,5 Ton Padi Biosalin
JawaPos · 18 September 2026 pukul 22.15
Padi Biosalin Jadi Solusi Atasi Lahan Asin dan Tantangan El Nino di Batang
Berita terkait
Benih Unggul, Jalan Baru Kedaulatan Pangan
Detik.com · 16 September 2026 pukul 09.59
Ekowisata Harus Berkontribusi bagi Konservasi Lingkungan Bali
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.00
Petrokimia Gresik Kembangkan Inovasi Pemulihan Tanah untuk Pertanian Berkelanjutan
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 11.11
Waka MPR Dorong RUU Pengendalian Perubahan Iklim Dibahas Tahun Ini
Detik.com · 20 September 2026 pukul 11.01