Prof Raymond Raih Predikat Summa Cum Laude dari UPH, Gagas Model Paten Farmasi Berkeadilan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Prof. Raymond Tjandrawinata meraih predikat Summa Cum Laude dalam program doktoral Hukum di Universitas Pelita Harapan (UPH) pada 15 September 2026. Penelitian lintas disiplin ini membahas keseimbangan antara perlindungan hak paten industri farmasi dengan hak konstitusional masyarakat dalam mengakses obat-obatan secara adil.
Prof. Raymond menekankan bahwa ketersediaan obat di pasar harus selaras dengan kemudahan akses bagi pasien agar nilai terapeutiknya tidak hilang. Sebagai solusi, ia mengusulkan Model Paten Farmasi yang Berkeadilan melalui instrumen Health Impact Analysis (HIA) untuk menjamin keadilan bagi inventor sekaligus pasien.
Bagikan
Berita terkait
Ketahuan Jual Tramadol Usai Diperas Penipu, Pasutri di Tangerang Jadi Tersangka
Detik.com · 3 September 2026 pukul 17.06
Tambah Sembilan Raksasa Baru, 26 Perusahaan Farmasi Siap Hadirkan Obat Murah di AS
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 11.40
Akademisi Usul Pemanfaatan Aset yang Dirampas Dipakai buat Pendidikan & Kesehatan
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 14.32
Cegah Harga Obat Mahal, MK Batasi Pemberian Paten Baru
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 12.21