Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Program Motor Listrik Nasional, Antara Transisi Energi dan Ancaman Kemacetan

Program Motor Listrik Nasional (Molinas) diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Cikarang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kemandirian ekonomi Indonesia. Molinas hadir sebagai kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan pengusaha nasional, dengan tujuan mengurangi ketergantungan pada impor dan memperkuat industri dalam negeri. Kementerian Investasi menyatakan program ini bersifat strategis dalam konteks transisi energi dan pengembangan ekonomi berkelanjutan.

Namun, Molinas menimbulkan tantangan struktural karena persaingan dengan produk China yang menguasai lebih dari 70 persen rantai pasok kendaraan listrik dunia. Keberhasilan program ini sangat tergantung pada insentif pemerintah untuk menarik konsumen dari motor bensin konvensional. Insentif tidak hanya menurunkan harga agar terjangkau, tetapi juga melindungi industri nasional agar mampu berdiri mandiri.

Di sisi lain, lonjakan kepemilikan motor listrik dapat memperburuk kemacetan di kota-kota karena mayoritas kendaraan di perkotaan masih berupa sepeda motor. Jika penjualan tidak diatur bijak, motor listrik hanya akan menambah beban ruang jalan. Solusi nyata untuk mengurangi kemacetan tetap memerlukan penguatan transportasi umum massal.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait