Proyek PSEL di DIY Disebut Sesuai Standar Eropa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tiga pemerintah daerah di Provinsi DIY — Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Sleman — menandatangani kerja sama pengembangan megaproyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) pada Selasa, 11 Agustus 2026, di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan bahwa proyek ini bertujuan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan sampah, sekaligus mengubah sampah yang selama ini dianggap sebagai masalah lingkungan menjadi sumber energi yang bernilai ekonomis. Keterlibatan pihak ketiga, khususnya dalam bentuk investasi, dianggap perlu karena keterbatasan kapasitas keuangan dan sumber daya pemerintah daerah dalam menangani sampah. Direktur Investasi Danantara Indonesia Fadli Rahman menyampaikan bahwa proyek PSEL ini diproyeksikan akan mulai beroperasi secara penuh pada kuartal III atau kuartal IV tahun 2028. Pada akhir tahun ini, proyek ini direncanakan akan memasuki tahap groundbreaking, sebagai langkah awal pelaksanaan pembangunan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 04.45
Danantara Bakal Bangun PSEL Rp3 T, Tuntaskan Polemik Sampah DIY
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 01.20
Kemendagri Dorong Sampah Diolah Jadi Energi, Integrasikan ASRI dan PSEL
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 15.13
Hilirisasi Dikebut, Pemerintah Minta Danantara Percepat Investasi
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 16.30
Seskab Teddy Bertemu Haji Isam, Bahas Investasi hingga Hilirisasi
Berita terkait
Begini Hitung-hitungan Danantara Soal Manfaat PSEL di Jogja
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 13.00
Kemenko Pangan Dorong Teknologi Pirolisis untuk Olah Sampah Jadi Energi
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 11.41
Perusahaan Amerika Serikat Ini Akan Tuntaskan Masalah Sampah di Solo Raya
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 19.24
Bukan Cuma Lele di Selokan, RT Ini Punya Inovasi Lain yang Go International
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 18.45