Psikolog Ungkap Perilaku di Media Sosial Mencerminkan Karakter Seseorang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada Minggu (9/8), psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia (UI) dan Direktur Personal Growth, Ratih Ibrahim, menyatakan perilaku di media sosial dapat mencerminkan karakter, nilai, dan integritas seseorang. Pernyataan ini disampaikan menanggapi viralnya unggahan Yurizal Tri Chaerawan yang memperlihatkan tenaga kesehatan (nakes) diduga merundung dirinya. Sebelumnya, Yurizal mengungkapkan keluhan terkait lamanya waktu menunggu ketersediaan kamar rawat inap, lalu meninggal dunia pada 31 Juli 2026. Ratih menegaskan media sosial bukan ruang yang bebas dari tanggung jawab. Ia menekankan tanggung jawab tersebut semakin penting bagi nakes karena kepercayaan masyarakat adalah bagian penting dari profesi. Menurutnya, etika profesional tidak berhenti setelah jam kerja selesai, tetapi juga perlu tercermin dalam perilaku tenaga kesehatan di ruang digital. Ia juga mengingatkan bahwa menjaga empati, menghormati martabat pasien, serta menjaga kerahasiaan dan profesionalisme adalah fondasi yang tidak boleh ditinggalkan. Dalam penggunaan media sosial, nakes tetap harus menghormati pasien, termasuk ketika menghadapi situasi yang memicu emosi atau tekanan dalam pekerjaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 05.15
Bahaya Mengumbar Aib di Media Sosial, Begini Penjelasannya!
Berita terkait
Daftar Nakes Minta Maaf Usai Cibir Pasien BPJS di Medsos
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 10.39
10 Nakes yang Cibir Pasien BPJS Masuk Radar KKI: Dokter Gigi-Perawat
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 07.29
DPR Kecam Nakes Komentar Nirempati ke Pasien BPJS: Tidak Boleh Ada Diskriminasi, Hanya Status Pembiayaannya
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 07.16
Pasien BPJS Dihina, Legislator Ingatkan Nakes Jangan Hilang Empati
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 06.43