Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bahaya Mengumbar Aib di Media Sosial, Begini Penjelasannya!

Artikel SINDOnews membahas fenomena mengumbar aib dan ghibah yang merajalela di media sosial, hingga menjadi konten yang 'menjual' dan membuat pelakunya viral. Islam melarang keras perilaku ini, sebagaimana tertuang dalam QS Al-Hujurat:12 yang menegaskan larangan berprasangka buruk, mencari-cari keburukan orang (tajassus), dan menggunjing (ghibah). Ayat tersebut diturunkan terkait peristiwa sahabat Salman al-Farisi yang tidur mendengkur setelah makan, lalu kebiasaan itu dijadikan bahan gunjing yang tersebar luas. Allah memerintahkan menutupi aib diri sendiri dan sesama muslim, karena setiap manusia memiliki kelemahan yang seharusnya dijaga. Mengumbar aib — meski bukan hoaks — dinilai memalukan dan melanggar hukum Allah, mengingat Dia telah menutupi kesalahan hamba-Nya. Artikel juga menyorot kecenderungan perempuan lebih aktif dalam membahas aib orang lain, serta mengingatkan bahwa manusia diciptakan sempurna dengan jalur kehidupan masing-masing, sehingga membuka aib yang sudah ditutupi Allah merupakan perbuatan tak sepantasnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait