Puan Minta Polisi Usut Penyerangan Koordinator BEM UI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9333267/original/025450800_1787739938-DSC07840.jpg)
Ketua DPR Puan Maharani meminta kepolisian segera mengusut dugaan penyerangan terhadap Hafidz Haernanda, mahasiswa BEM UI, yang terjadi di Tebet, Jakarta Selatan pada Minggu, 4 Oktober 2026 malam. Hafidz mengalami kekerasan saat mengendarai sepeda motor, termasuk ditendang, dipukul, diancam dengan senjata, dan ponsel dirampas. Barang ditinggalkan pelaku meliputi kain sarung, slayer, dan sandal. Direktorium Amnesty International Indonesia mengecam serangan tersebut dan menyebut pelaku melanggar hukum serta mengancam kebebasan sipil. Hafidz disebut aktivis mahasiswa kritis yang sedang merencanakan aksi unjuk rasa pada 20 Oktober 2026. DPR akan menanyakan kasus ini melalui Komisi III untuk memastikan tindakan serupa tidak terulang. Universitas Indonesia memberikan pendampingan medis, hukum, dan pelaporan kepada Hafidz.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 14.09
Puan Minta Pelaku Penyerangan Koordinator BEM UI Segera Ditangkap
SINDOnews · 6 Oktober 2026 pukul 10.20
Koordinator BEM UI Dianiaya OTK, Amnesty Internasional Duga Terkait Rencana Aksi Damai
Berita terkait
Petani Karet RI Menjerit ke DPR-Cerita Tak Pernah Makan Enak, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 16.35
Aturan Baru Outsourcing BUMN: Wajib Lewat Anak Perusahaan
Liputan6.com · 6 Oktober 2026 pukul 16.30
Kronologi Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal di Tebet
Liputan6.com · 6 Oktober 2026 pukul 16.15
Bebas Bersyarat Indra Kenz Dicabut, Waka Komisi III DPR: Imipas Mantul
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 15.55