Puluhan Hektare Sawah di Bogor Dilanda Kekeringan, Terancam Gagal Panen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kemarau panjang di Kecamatan Jonggol, Bogor, menyebabkan 38,1 hektare lahan sawah kekeringan berat hingga puso pada Agustus 2026. Selain itu, 701,30 hektare sawah tadah hujan tidak dapat ditanami akibat kurangnya hujan sejak Juli 2026. Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor, Entis Sutisna, menyatakan bahwa 40,30 hektare sawah irigasi juga kekeringan akibat berkurangnya debit air dan kerusakan jaringan irigasi. Pada periode 7-15 Juli 2026, sekitar 39,3 hektare tanaman padi terancam gagal panen. Pemerintah sedang melakukan pendataan dan pemantauan langsung untuk menentukan lahan yang benar-benar terdampak kekeringan dan tidak hanya sawah tadah hujan yang belum ditanami. Sawah tadah hujan sepenuhnya bergantung pada curah hujan dan tidak memiliki sumber air alternatif, sehingga penggunaan pompa air tidak selalu memungkinkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 16.05
10 Ribu Hektare Sawah di Jateng Terancam Puso, Begini Solusi Ahmad Luthfi
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 17.21
Ribuan Hektare Sawah Kekeringan, Bekasi Percepat Normalisasi Bendung Kedung Gede
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 13.44
Pemprov Jateng Lindungi 10 Ribu Hektare Sawah Rentan Puso dengan Asuransi
Berita terkait
Antisipasi Puso, Pemprov Jateng Asuransikan 10 Ribu Hektare Sawah
Detik.com · 3 September 2026 pukul 13.40
Selamatkan 18,6 Ha Sawah di Sumbawa, 25 Ribu Liter Air Irigasi Disalurkan
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 15.14
Foto: Kemarau Makin Kering, Sawah di Bogor Mulai Kehilangan Air
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 14.24
Mentan: Antisipasi El Nino Sudah Siap Sejak Awal Era Prabowo
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 16.45