Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Purbaya Tegaskan Ojol Dikecualikan dari Kebijakan Pembatasan Pertalite

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa ojek online (ojol) dikecualikan dari kebijakan pembatasan pembelian bahan bakar minyak bersubsidi jenis Pertalite. Rencana pelarangan bagi kelompok masyarakat kaya akan diterapkan secara bertahap. Kebijakan pembatasan tersebut secara spesifik menyasar masyarakat yang berada pada kelompok pendapatan desil 9 dan 10. Purbaya tegas menyatakan ojol tetap tidak dilarang saat ditemui pewarta di kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu 12 Agustus 2026.

Purbaya menegaskan kembali bahwa semua akan dilakukan bertahap karena dirinya ingin mengukur dampaknya ke ekonomi seperti apa. Kalau di desil 10 dihentikan dan tidak boleh beli Pertalite, dampaknya ke ekonomi perlu dilihat. Jadi kebijakan akan bertahap. Kebijakan pembatasan ini sejalan dengan permintaan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dalam rapat yang diadakan pada tahun lalu. Saat itu, pemerintah diminta memastikan penyaluran BBM bersubsidi agar benar-benar tepat sasaran. Yang pertama dulu harganya naik, cuma waktu di DPR tahun lalu Purbaya diperintah untuk memastikan subsidinya lebih tepat sasaran.

Saat ini, dia yakin implementasinya bisa dilakukan karena Pertamina sudah melakukan riset dengan bagus. Purbaya pun mengaku sudah melihat uji cobanya di Surabaya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait