Purbaya Wanti-wanti Risiko Obligasi Daerah, Minta Belajar dari Pengalaman Brasil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengimbau pemerintah daerah agar cermat dalam merencanakan penerbitan obligasi daerah. Ia menekankan bahwa risiko kegagalan pemenuhan kewajiban utang di tingkat daerah dapat berdampak sistematis pada stabilitas fiskal pemerintah pusat. Imbauan ini disampaikan terkait wacana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berencana menerbitkan obligasi daerah, meskipun hingga kini Kementerian Keuangan belum menerima dokumen pengajuan resmi terkait rencana tersebut.
Purbaya mengingatkan setiap pemerintah daerah untuk mengkalkulasi ulang kapasitas daya cair bayar sebelum memutuskan untuk mengeluarkan utang. Ia mengambil pelajaran dari krisis fiskal di Brasil, di mana kebijakan pemisahan penerbitan surat utang negara bagian dari pemerintah pusat justru berujung pada gagal bayar massal yang menuntut intervensi pemerintah pusat untuk menyelamatkan situasi.
Menurut Purbaya, penting bagi pemerintah daerah untuk tidak menganggap penerbitan obligasi daerah sebagai terpisah dari kewenangan pemerintah pusat. Setiap langkah pengambilan utang harus didasarkan pada analisis kemampuan pembayaran yang realistis dan bertanggung jawab agar tidak menimbulkan risiko bagi stabilitas keuangan nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 08.20
Respon Purbaya Usai Sarannya Diabaikan Pramono: Nanti Saya...
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 14.40
Pramono Mau Terbitkan 'Jakarta Bond', Ini Komentar Purbaya
Berita terkait
Cuekin Saran Purbaya, Pramono: Bangun Jakarta Perlu Duit Banyak
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 03.10
Pramono Anung Lawan Purbaya Soal Obligasi Daerah
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 11.20
Purbaya: Uang Jakarta Sudah Kebanyakan
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 04.01
Purbaya: Jakarta Enggak Perlu Obligasi, Uangnya Sudah Kebanyaka
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 15.13