Respon Purbaya Usai Sarannya Diabaikan Pramono: Nanti Saya...
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi keputusan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk tetap menerbitkan obligasi daerah senilai Rp5,2 triliun. Meski Purbaya sebelumnya menyarankan skema pinjaman melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan mengingatkan agar Pemprov DKI berhati-hati dalam menambah utang, Pramono tetap pada keputusannya karena kebutuhan dana untuk pembangunan infrastruktur Jakarta.
Purbaya menyatakan bahwa penerbitan obligasi adalah kewenangan pemerintah daerah, namun ia akan mempelajari lebih lanjut aturan yang berlaku. Sementara itu, Pramono menegaskan bahwa jika rencana obligasi ini tidak mendapat izin, ia meminta pemerintah pusat untuk mengembalikan dana bagi hasil (DBH) kepada Jakarta sebagai solusi alternatif pembiayaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 8 September 2026 pukul 03.00
Purbaya Persilakan DKI Terbitkan Obligasi Rp 5,6 T, tapi Harus Hati-hati
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 07.55
Pramono Mau Rilis Obligasi Daerah Rp 3,5 T, Buat Apa Dananya?
Detik.com · 8 September 2026 pukul 06.00
Pramono Mau Terbitkan Obligasi, Purbaya: Kalau Uangnya Banyak buat Apa Utang?
Detik.com · 7 September 2026 pukul 12.28
Pramono Tetap Mau Terbitkan Obligasi, Purbaya Bilang Begini
Berita terkait
Reaksi Purbaya Usai Sarannya Diabaikan Pramono: Nanti Saya...
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 08.20
Cuekin Saran Purbaya, Pramono: Bangun Jakarta Perlu Duit Banyak
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 03.10
Cuekin Saran Purbaya, Pramono: Bangun Jakarta Itu Perlu Duit Banyak
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 03.10
Purbaya Minta Pemda Tak Buru-buru Terbitkan Obligasi, Pramono: Tetap Saya Ajukan
kumparan · 5 September 2026 pukul 04.00