Qodari: Desil Bukan Jadi Penentu Tunggal Penyaluran Bansos ke Masyarakat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) pemerintah Muhammad Qodari menjelaskan bahwa Desil (Indeks Kesejahteraan Relative) hanya menjadi salah satu instrumen untuk memetakan tingkat kesejahteraan masyarakat dan bukan penentu tunggal dalam penyaluran bantuan sosial (bansos). Menurutnya, setiap kementerian dan lembaga tetap menggunakan indikator, persyaratan, dan mekanisme masing-masing sesuai dengan tujuan program yang bersangkutan.
Qodari menekankan bahwa perubahan nilai Desil seseorang tidak berarti otomatis kehilangan seluruh hak atas program sosial pemerintah. Hal ini karena sistem penyaluran bansos masih mempertimbangkan berbagai faktor lain sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Lebih lanjut, Qodari menyampaikan bahwa tujuan akhir bukan sekadar menentukan angka Desil, tetapi memastikan bantuan negara benar-benar menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan. Data dan kondisi masyarakat yang terus berubah perlu diikuti dengan pembaruan sistem agar kebijakan tetap relevan dan tepat sasaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 07.15
Desil Tiba-Tiba Berubah, Pemerintah Tak Langsung Coret Jatah Bansos
kumparan · 5 September 2026 pukul 20.30
Sejumlah Warga Kehilangan Bansos, Pemkot DIY Segera Perbaiki Desil
Berita terkait
Sistem Desil Dasar Penerima Bansos, Serikat Pekerja Ragukan Cerminan Kondisi Rill
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 16.59
Desil DTSEN Naik Tak Berarti Bansos Dicabut, Pemerintah Jelaskan Aturannya
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 18.12
Akurasi Data Desil demi Bansos Tepat Sasaran
Detik.com · 1 September 2026 pukul 18.45
Seputar Desil yang Jadi Sorotan Tajam Masyarakat
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 06.30