Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Sejumlah Warga Kehilangan Bansos, Pemkot DIY Segera Perbaiki Desil

Sejumlah warga miskin di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kehilangan akses bantuan sosial (bansos) setelah sistem desil kepemilikan rumah naik dari 1-4 ke 6-10. Sistem ini digunakan sebagai parameter utama untuk penyaluran bansos, keringangan Uang Kuliah Tunggal (UKT), dan program pendukung lainnya. Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwi Panti Indrayanti, menyatakan bahwa perbaikan data ini perlu dilakukan segera namun harus memiliki batas waktu agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi warga yang sebelumnya berhak menerima bantuan. Pemerintah daerah tidak dapat mengintervensi data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), melainkan hanya dapat meminta penyesuaian berdasarkan data DTSEN yang tersedia.

Kasus nyata ini terjadi pada Yoyok Sunaryo (67), seorang lansia penderita komplikasi sakit yang tinggal di kontrakan di Jogoyudan, Kota Yogyakarta. Yoyok yang sebelumnya mendapat bansos makanan seperti buah-buahan dan telur, kini tidak lagi menerimanya setelah desilnya naik dari 1-2 ke 6-10. Kondisi kesehatannya yang menurun membuatnya tidak mampu bekerja secara fisik, sehingga ia bergantung pada bantuan tetangga untuk kebutuhan sehari-hari. Kasus serupa dikabarkan banyak terjadi di berbagai wilayah Kota Yogyakarta akibat perubahan sistem penilaian desil.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait