Rahasia Kelahiran Matahari Terungkap dari Debu Antariksa Berusia 4,6 Miliar Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para ilmuwan berhasil merekonstruksi kondisi masa awal pembentukan Tata Surya berdasarkan analisis debu antariksa berusia 4,6 miliar tahun yang tersimpan dalam meteorit DOM 08006, ditemukan di Antartika pada 2008. Debu ini berupa calcium-aluminum-rich inclusions (CAI), materi tertua Tata Surya yang terbentuk dalam 200.000 tahun pertama. Analisis mengungkapkan bahwa medan magnet kuat sebesar 12 kali lipat magnetosfer Bumi saat ini hadir saat nebula matahari masih berupa awan gas dan debu. Medan magnet ini membantu memproses transisi dari awan bola menjadi piringan protoplanet, sekaligus memindahkan gas menuju inti Matahari. Temuan ini mengubah pemahaman sebelumnya yang menekankan gravitasi sebagai faktor tunggal, membuktikan magnetisme berperan signifikan sejak awal pembentukan sistem surya.
Bagikan
Berita terkait
Ilmuwan Ungkap Fakta Hajar Aswad Jatuh dari Surga, Begini Asal-Usulnya
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 18.30
Ilmuwan Lacak 7 Tahap Perjalanan Meteorit dari Antariksa hingga Jatuh ke Bumi
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 12.30
2 Dekade Penurunan Status Pluto: Apakah Keputusan IAU Tahun 2006 Sebuah Kesalahan?
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 11.30
Kenapa Pluto Tak Pernah Mungkin Kembali Jadi Planet Lagi?
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 16.34