Raja Belanda Kaget, Leluhur Raup Rp10 Triliun dari Tanah Jajahan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Raja Willem-Alexander dari Belanda menyatakan keterkejutannya setelah studi Universitas Leiden mengungkap bahwa keluarga kerajaan (Wangsa Oranye) memperoleh keuntungan sekitar 500 juta euro atau Rp10,08 triliun dari kolonialisme dan perbudakan. Keuntungan tersebut didapat melalui keterkaitan dengan VOC dan wilayah jajahan, termasuk Indonesia, Suriname, dan Karibia, yang menjadi sumber pembiayaan Zaman Keemasan Belanda pada abad ke-16 dan ke-17.
Studi tersebut menyimpulkan bahwa leluhur Raja memberikan legitimasi simbolis dan dukungan aktif terhadap sistem kolonial, meski jarang terlibat langsung dalam perumusan kebijakan. Raja Willem-Alexander mengakui temuan ini menyakitkan dan berkomitmen mendorong proses pemulihan serta rekonsiliasi sebagai bentuk pengakuan atas sejarah kelam masa lalu keluarganya.
Bagikan
Berita terkait
Belanda Akui RI Merdeka 27 Desember 1949, Banyak Orang Tak Tahu
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 12.00
Ternyata Tak Semua Rakyat RI Senang Kondisi Merdeka
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 12.40
Heboh Kabar ABK Disiksa, Proses Rekrutmen Jadi Sorotan
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 05.55
ABK KM Maulana 23 Diduga Dianiaya karena Tak Capai Target Tangkap Cumi
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 00.00