ABK KM Maulana 23 Diduga Dianiaya karena Tak Capai Target Tangkap Cumi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan mencabut izin operasi KM Maulana 23 yang diduga terlibat penganiayaan dan praktik perbudakan terhadap anak buah kapal (ABK). Kapal ini milik PT Anugrah Maritim Indonesia Raya dan beroperasi di Zona 03, meliputi WPPNRI 715 dan 718. Direktur Jenderal PSDKP Pung Nugroho Saksono (Ipung) menyatakan bahwa sistem pemantauan kapal (VMS) tidak diaktifkan sejak 22 Agustus 2026, dan KKP sedang memeriksa pemilik kapal untuk mendalami dugaan pelanggaran tersebut. KKP bekerja sama dengan Polres Dobo dalam penanganan perkara ini, dan sejumlah tersangka telah diserahkan kepada kepolisian. ABK yang menjadi korban penganiayaan juga dibawa ke rumah sakit di Dobo. KM Maulana 23 menggunakan alat penangkapan ikan jala jatuh berkapal dan pancing cumi. Menurut Ipung, penggunaan pancing cumi ini berkaitan dengan dugaan penganiayaan karena ada aturan target hasil tangkapan cumi minimal 2 kilogram per hari atau malam. Jika target tidak terpenuhi, ABK diduga menjadi sasaran kekerasan. ABK juga dikerjakan dari sore hingga pagi pukul 05.00 untuk mengoperasikan jaring dan pancing cumi, dengan makan hanya dua kali sehari, yang menunjukkan indikasi pola kerja paksa dan potensi praktik perbudakan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 4 Oktober 2026 pukul 20.30
Atas Perintah Wakil Nakhoda, 4 ABK KM Maulana 23 Dianiaya Keroyokan
kumparan · 4 Oktober 2026 pukul 12.55
ABK di Perairan Aru Diduga Dianiaya karena Tangkapan Cumi Tak Capai Target
kumparan · 4 Oktober 2026 pukul 12.26
KKP Amankan Kapal dan Awak yang Diduga Aniaya ABK di Perairan Aru
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 20.30
KKP: Sistem Rekrutmen ABK Masih Banyak Lewat Calo
Berita terkait
Izin Operasi KM Maulana 23 Mau Dicabut Buntut Kasus ABK Disiksa
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 18.30
KKP Amankan KM Maulana 23 dan 28 ABK Usai Video Dugaan Penganiayaan Viral
Liputan6.com · 4 Oktober 2026 pukul 18.25
4 ABK Diduga Dianiaya karena Tak Capai Target Tangkapan Cumi
Liputan6.com · 4 Oktober 2026 pukul 11.21
ABK Kapal Ikan Disiksa gegara Tak Capai Target, Pelaku Bohong Korban Sakit
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 08.20