Raja Salman Ungkap Pakta Mekkah dengan Turki dan Pakistan Kerja Sama Jangka Panjang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud menyatakan bahwa Kesepakatan Mekkah antara Arab Saudi, Turki, dan Pakistan merupakan kemitraan pertahanan jangka panjang yang akan meningkatkan kerja sama. Pernyataan ini disampaikan dalam rapat kabinet di Jeddah pada Selasa (11/8/2026), sebagaimana dilaporkan Saudi Press Agency (SPA) dan dikutip Anadolu. Raja Salman menegaskan bahwa kesepakatan tersebut akan memperkuat upaya mengatasi tantangan regional serta menjaga keamanan dan stabilitas.
Kesepakatan ini ditandatangani pada Jumat lalu dalam KTT trilateral di Mekkah. Ketiga negara berkomitmen memperkuat keamanan kolektif, memperdalam kerja sama pertahanan, serta mendorong perdamaian dan stabilitas di kawasan dan sekitarnya. KTT tersebut juga disebut menegaskan kembali ikatan sejarah yang kuat di antara ketiga negara serta komitmen bersama untuk mempererat persaudaraan dan mengupayakan kepentingan strategis bersama.
Kesepakatan ini menjadi langkah penting bagi ketiga negara dalam menghadapi dinamika keamanan regional. Meski rincian teknis kerja sama belum diumumkan, pernyataan resmi menekankan sifat jangka panjang kemitraan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.46
Diteken Turki-Pakistan-Saudi, Apa Tujuan Pakta Pertahanan Makkah?
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 06.38
Turki, Arab Saudi dan Pakistan Bikin 'NATO Islam', Ada Apa?
Berita terkait
Pakistan, Arab Saudi dan Turki akan Berperan Konstruktif Menjaga Pertahanan Kawasan
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 07.00
3 Negara Arab yang Segera Bergabung dengan Pakta Mekkah, Semuanya Sekutu AS
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 04.40
Ini Gambaran Kekuatan Militer Aliansi Mekkah, Punya 1,4 Juta Prajurit dan 3.400 Pesawat
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 15.26
Pakar Militer Ini Sebut Aliansi Mekkah Hanya Tulisan di Atas Kertas
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 19.08