Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Rencana Pemerintah Buka 200 Juta Rekening Bansos Massal Perlu Dikaji Lebih Matang

Anggota Komisi VIII DPR RI, Muhamad Abdul Aziz Sefudin dari PDI Perjuangan, menyoroti rencana pemerintah untuk membuka hingga 200 juta rekening baru guna mendukung penyaluran bansos. Ia menilai langkah ini perlu dikaji lebih matang agar sesuai kebutuhan dan tepat sasaran. Pemerintah mengalokasikan Rp11 triliun melalui Himbara untuk kegiatan pembukaan rekening massal ini. Menurut Aziz, fokus tidak harus pada jumlah rekening yang dibuka, melainkan pada ketepatan sasaran penerima bansos. Ia menekankan pentingnya transparansi terkait urgensi dan sasaran spesifik dari target 200 juta rekening tersebut. Data LPS mencatat jumlah masyarakat usia produktif di Indonesia yang belum memiliki rekening hanya sekitar 15,3 juta pada 2026, jauh di bawah target pemerintah. Selisih ini menimbulkan kekhawatiran akan efisiensi penggunaan anggaran. Aziz juga khawatir adanya risiko pembukaan rekening ganda bagi warga yang sudah memiliki rekening, yang dapat menambah jumlah rekening pasif atau dorman. Ia menyerukan agar pemerintah menjelaskan secara transparan mengapa target begitu besar dan bagaimana mencegah duplikasi rekening.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait