Soal 200 Juta Rekening untuk Penyaluran Bansos, DPR 'Masih Bingung' dan Pertanyakan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah berencana membuka hingga 200 juta rekening bank baru untuk mendukung penyaluran bansos, namun rencana ini mendapat kritik dari Anggota DPR Muhamad Abdul Azis Sefudin. Azis mempertanyakan urgensi target tersebut, mengingat data LPS menunjukkan hanya sekitar 15,3 juta masyarakat usia produktif belum memiliki rekening pada 2026. Selain itu, ia khawatir potensi pembukaan rekening ganda bagi warga yang sudah memiliki rekening, yang bisa meningkatkan jumlah rekening pasif atau dorman. Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp11 triliun untuk program ini, dengan dana awal Rp50.000 per rekening. Azis meminta pemerintah menjelaskan dasar perhitungan target dan penggunaan anggaran secara transparan, serta melakukan evaluasi cost-benefit agar program memberikan manfaat nyata bagi penerima bansos.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 03.46
Rencana Pemerintah Buka 200 Juta Rekening Bansos Massal Perlu Dikaji Lebih Matang
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.57
Said Abdullah: Banggar DPR Siapkan Rp23 Triliun untuk Gaji P3K di 2027
Detik.com · 14 September 2026 pukul 16.34
Banggar DPR Pastikan Anggaran Kebencanaan 2027 Naik Jadi Rp 1,1 T
Berita terkait
Uji Coba Awal 2027, Bansos Buat 50 Juta Orang Disalurkan Lewat Rekening
kumparan · 11 September 2026 pukul 07.45
Luhut Targetkan Uji Coba Rekening Bansos Kuartal I 2027
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.51
Anggota Komisi II Minta Pemberian Rekening WNI Diawali Benahi Data Dukcapil
kumparan · 10 September 2026 pukul 20.22
50 Juta Warga Termiskin Desil 1-5 Bakal Dapat Bansos Langsung ke Rekening
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 17.30