Respons Pernyataan Budi Arie, PSI Sebut Dukung Prabowo-Gibran sampai Akhir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan dukungannya tetap pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga akhir masa jabatan. Respons ini disampaikan Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman menanggapi pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi terkait kemungkinan percepatan Pemilu 2029. Andy menegaskan bahwa PSI akan melawan segala upaya yang bertujuan menjatuhkan pemerintahan yang sah di tengah jalan, serta menilai pernyataan Budi Arie sebagai upaya untuk melemahkan legitimasi pemerintah. Menurutnya, kritik dan perbedaan pandangan terhadap kebijakan pemerintah harus disampaikan melalui mekanisme yang ada, bukan melalui gerakan yang tidak konstitusional.
Budi Arie Setiadi sempat menyampaikan kemungkinan adanya "percepatan sejarah" terkait dinamika politik nasional, termasuk potensi perubahan jadwal Pemilu 2029. Dalam sebuah video yang viral di media sosial, Budi terlihat bersama mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan menyampaikan kekhawatirannya terhadap anomali sosial yang terjadi. Ia bertanya kepada Jokowi apakah langkah percepatan tersebut layak dilakukan, meskipun secara resmi tetap mendukung pelaksanaan Pemilu sesuai jadwal.
Sebelumnya, DPP PSI juga membantah keterlibatan Budi Arie Setiadi dalam struktur partainya. PSI menegaskan bahwa Budi Arie bukan anggota partai dan menolak jika kemudian mendaftar sebagai anggota. Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga membantah kabar beralihnya afiliasi politiknya ke PSI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 19.35
PSI Dukung Prabowo-Gibran Sampai Akhir, Bakal Lawan Upaya Menjatuhkan Pemerintahan
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 18.43
Viral Video Budi Arie soal Percepatan Pemilu, Pengamat: Persepsi Prabowo-Gibran Tak Kompak Bisa Menguat
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 16.37
Budi Arie Tak Lempar Isu Pemilu ke Jokowi, Siap Tanggung Jawab dan Terima Konsekuensi
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 15.08
Soal Isu Percepatan Prabowo Sebelum 2029, Eks Ketum Demokrat: Karena Ada Pak Jokowi di Situ
Berita terkait
Jokowi Pintar Membaca Survei, Disebut Pantau Pergerakan Prabowo-Gibran
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 23.48
Prabowo Bisa Pilih Lagi di 2029, Jokowi Jaga Nilai Tawar Gibran
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 21.30
Budi Arie Minta Maaf soal Video Viral Pemerintahan Prabowo Kelar Sebelum 2029, Siap Jalani Konsekuensinya
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 14.53
Budi Arie Minta Maaf soal 'Lebih Cepat dari 2029', Tegaskan Tak Ada Hubungan dengan Jokowi
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 14.48