Revitalisasi Kementerian Percepatan Pembangunan KTI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kontribusi Kawasan Timur Indonesia (KTI) dalam perekonomian nasional relatif kecil, yakni sekitar 20 persen pada kuartal kedua 2026, sementara Kawasan Barat Indonesia (KBI) mendominasi dengan sekitar 80 persen. Data ini menunjukkan kondisi yang tidak berubah secara signifikan dibandingkan satu dekade sebelumnya, ketika KTI menyumbang 19,17 persen dan KBI 80,83 persen. Fenomena ini konsisten dengan gravity model yang diperkenalkan oleh Walter Isard pada 1954, yang menjelaskan bahwa kawasan dengan konsentrasi aset ekonomi dan populasi tinggi cenderung menerima aliran modal, investasi, dan tenaga kerja yang lebih besar. Kawasan yang terisolasi akibat jarak jauh dari pusat pertumbuhan justru kehilangan daya tarik bagi investor.
Bagikan
Berita terkait
Sungai Barito Kering Bak Gurun Pasir, Transportasi Sungai Hampir Lumpuh
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 20.40
Membaca Posisi Arab Saudi Sebagai ''New Regional Power''
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 10.08
Saling Melengkapi, Jateng-Kaltim Kantongi Potensi Ekonomi Kerja Sama Rp 20,2 Triliun
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.10
AHY Tegaskan Pentingnya Data Empiris Lapangan Dalam Menyusun Kebijakan
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 21.24