Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sungai Barito Kering Bak Gurun Pasir, Transportasi Sungai Hampir Lumpuh

Sungai Barito di Kalimantan Tengah mengalami surut ekstrem dengan ketinggian air turun 5-11,5 meter dari normal di Muara Teweh. BMKG menyebut penyebabnya kemarau panjang, rendahnya curah hujan, dan fenomena regional yang menghilangkan pasokan air hulu Pegunungan Schwaner. Akibatnya, transportasi sungai hampir lumpuh; kapal besar, tongkang batubara, minyak, dan kayu tidak bisa berlayar hanya perahu kecil seperti jukung yang masih beroperasi. Penurunan debit air juga membawa risiko dampak serius pada sektor pertambangan, perkebunan, dan ekonomi regional jika tren berlanjut.

Berita terkait