Revitalisasi Tambak Pantura Jadi Upaya Dorong Ekonomi Masyarakat Pesisir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Aktivis lingkungan Iwan Setiawan mengkritik penolakan WALHI terhadap program revitalisasi tambak di Pantai Utara (Pantura) Jawa, khususnya di Kabupaten Indramayu. Iwan menilai program ini penting untuk meningkatkan produktivitas lahan tidak produktif, membuka lapangan kerja, serta memperkuat ekonomi masyarakat pesisir dan ketahanan pangan.
Program revitalisasi tahap awal mencakup 20.413,25 hektare di Bekasi, Karawang, Subang, dan Indramayu. Hingga 15 September 2026, sekitar 6.000 hektare siap direvitalisasi, dengan Indramayu mengalokasikan 2.875,48 hektare untuk dikonversi menjadi tambak modern melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 16.20
Revitalisasi Tambak Pantura, Aktivis: Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir
Berita terkait
Di Hadapan 1.000 Petani, Mentan Janji Bereskan Masalah Irigasi-Pupuk
Detik.com · 24 September 2026 pukul 15.09
Didatangi 1.000 Petani Tadah Hujan Indramayu, Amran Langsung Bertindak
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 14.25
Mentan Temui 1.000 Petani Indramayu, Selesaikan Masalah Petani Sebelum Demo
kumparan · 24 September 2026 pukul 11.15
Pertamina Genjot Hasil Panen Petani di Indramayu
Detik.com · 23 September 2026 pukul 22.55