Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

RI Bakal Belajar dari Norwegia untuk Kembangkan PLTA

Kementerian ESDM berencana mengadopsi teknologi dan asistensi dari Norwegia untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Indonesia. Langkah ini diambil karena Norwegia memiliki keunggulan dalam pengelolaan Energi Baru Terbarukan (EBT), dengan 90% pasokan listrik nasionalnya bersumber dari PLTA. Indonesia ingin mengoptimalkan potensi sungai besar melalui pertukaran pengetahuan agar pengembangan PLTA lebih adaptif terhadap hidrologi nasional.

Data EBTKE menunjukkan kapasitas terpasang PLTA Indonesia mencapai 7.587,4 MW hingga akhir 2025. Berdasarkan RUPTL PLN 2025-2034, pemerintah menargetkan penambahan kapasitas listrik sebesar 69,5 GW, di mana 76% atau 42,6 GW berasal dari EBT. Dari target EBT tersebut, PLTA direncanakan berkontribusi sebesar 11,7 GW, ditambah 4,3 GW untuk PLTA pumped storage sebagai sistem penyimpanan energi.

Berita terkait