Ribuan Hektare Lahan Pertanian di Bekasi Alami Kekeringan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kabupaten Bekasi mencatat 2.592 hektare lahan pertanian mengalami kekeringan selama musim kemarau, dengan potensi perluasan karena musim kering diprediksi berlangsung hingga September 2026. Kekeringan disebabkan krisis air di saluran irigasi, memaksa petani memanen padi lebih awal untuk mengurangi kerugian. Lahan terdampak tersebar di wilayah utara seperti Kecamatan Pebayuran, Tambelang, Cabangbungin, Sukatani, dan Sukawangi, yang merupakan sawah irigasi teknis, serta di wilayah selatan seperti Kecamatan Serang Baru, Cibarusah, dan Bojongmangu, yang bergantung pada hujan. Dinas Pertanian telah mengeluarkan surat imbauan, memetakan area rawan, dan mencatat pompa serta sumber air untuk irigasi darurat. Pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan melalui Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang melindungi 1.500 hektare. Petani di daerah kekurangan air diimbau beralih sementara ke hortikultura yang membutuhkan air lebih sedikit.
Bagikan
Berita terkait
Menkomdigi Pastikan 86% BTS Terdampak Gempa di NTT Sudah Pulih
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 02.34
Pak Gatot dan Zulkifli Merasa Terhormat Diundang Upacara HUT RI di Istana
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 02.30
Qatar Bantah Tangkap 3 Pilot Iran, Teheran: Doha Harus Izinkan Tim Pencari Fakta
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 02.20
Serangan Siber Sasar Sistem Pajak Prancis, 678.000 Pengguna Terdampak
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 02.15