Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Risiko Alkohol Picu 10 Jenis Kanker, Konsumsi Ringan Tetap Berbahaya

Studi dari Sylvester Comprehensive Cancer Center, University of Miami, yang menganalisis data Global Burden of Disease selama lebih dari tiga dekade, menunjukkan peningkatan signifikan kematian akibat kanker yang dikaitkan dengan konsumsi alkohol di Amerika Serikat, dari 11.361 kasus pada 1990 hingga 23.126 kasus pada 2023. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal The Lancet Regional Health. Penelitian ini menekankan bahwa risiko kanker tidak hanya terkait dengan peminum berat, tetapi juga dapat muncul pada konsumsi ringan sekitar 5–15 gram alkohol per hari. Asetaldehida, senyawa yang terbentuk saat tubuh memecah alkohol, merusak DNA dan protein seluler, sementara alkohol juga memengaruhi kadar hormon dan meningkatkan penyerapan karsinogenik.

Konsumsi alkohol dikaitkan dengan setidaknya 10 jenis kanker, termasuk kanker payudara, usus besar, hati, pankreas, lambung, prostat, dan kanker kepala serta leher (mulut, tenggorokan, laring, dan kerongkongan). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan National Cancer Institute (NCI) menyatakan bahwa alkohol adalah penyebab langsung setidaknya tujuh jenis kanker utama. Risiko ini semakin meningkat jika dikombinasikan dengan kebiasaan merokok. Karena bir, wine, dan minuman keras semuanya mengandung etanol, faktor utama risiko adalah jumlah dan frekuensi konsumsi, bukan jenis minuman. WHO menyarankan pengurangan atau penghaltian konsumsi alkohol sebagai langkah preventif efektif untuk menurunkan risiko kanker.

Berita terkait