Romy Soekarno Sebut Penguatan Ideologi Pancasila Harus Jadi Living Values, Bukan Sekadar Seremonial
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Romy Soekarno, anggota Komisi II DPR dari PDIP, menyampaikan dalam webinar 'Penguatan Ideologi Pancasila' bahwa Pancasila harus diwujudkan sebagai nilai yang hidup dalam perilaku sehari-hari, bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia menekankan Pancasila sebagai leitstar negara yang dinamis, terutama dalam menghadapi fragmentasi sosial, intoleransi, dan polarisasi akibat teknologi. Romy meminta nilai Pancasila hadir di ruang digital, mencakup toleransi beragama, tidak cyberbullying, dan keadilan digital. Ia juga menolak pendidikan Pancasila yang kaku, mengusulkan pendekatan partisipatif, serta meminta ASN menunjukkan integritas melalui pelayanan publik. Semua ini harus disertai kemampuan menjaga data dan kedaulatan informasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 3 September 2026 pukul 19.29
Anggota Komisi II Dorong Pancasila Jadi "Living Values" di Era Digital
kumparan · 3 September 2026 pukul 20.01
Telkom Dorong Kedaulatan Digital di Indonesia Higher Education CIO Forum 2026
Detik.com · 3 September 2026 pukul 17.45
Telkom Perkuat Kolaborasi Pentahelix demi Kedaulatan Digital Kampus
Berita terkait
Pengangkatan PPPK Paruh Waktu ke ASN Penuh Bakal Lambat, Peningkatan Kesejahteraan Prioritas
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.02
Pelatihan Komcad Gelombang 2 Dimulai, Diikuti ASN dari 50 Kementerian-Lembaga
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 11.19
3 Aspek Utama Pengalihan Guru PPPK jadi ASN Pusat, Harus Diawasi ya
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 05.55
Suparji Ahmad: Negara Harus Menciptakan Keadilan Sosial
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 12.30