Rp118 Triliun Likuiditas BI ke Bank Mengalir Dukung Sektor Perumahan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) mencatat realisasi Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) untuk insentif pembiayaan sektor perumahan, real estate, dan konstruksi mencapai Rp118 triliun hingga September 2026. Gubernur BI Destry Damayanti menyampaikan bahwa alokasi insentif setara dengan 1,32% dari total Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan, sedikit di bawah plafon maksimal 1,4%. Dana tersebut disalurkan melalui pengurangan giro wajib minimum (GWM) dan telah diterima oleh 111 bank. Insentif ini mendukung peningkatan kredit dan pembiayaan di tiga sektor tersebut, yang secara berturut-turut menyumbang 18,76% dan 18,9% dari total kredit perbankan pada Agustus 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 22.00
Bank Indonesia Terima Obligasi Korporasi Buat Operasi Moneter
Berita terkait
Menteri Perumahan Datangi Kantor Pusat Bank Indonesia Lagi, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 11.12
Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.548 Triliun, Ini Biang Keroknya
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 13.13
Sistem Keuangan Indonesia Kuat, BI Dorong Kredit Tumbuh 12%
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 11.45
BI Ancang-ancang Warga RI Rajin Tarik Kredit Dibanding Nabung, Kenapa?
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 18.31