Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.548 Triliun, Ini Biang Keroknya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) mencatat kredit yang disetujui namun belum ditarik oleh debitur (undisbursed loan) mencapai Rp2.548 triliun pada Juli 2026. Gubernur BI Destry Damayanti menjelaskan kondisi ini didorong oleh faktor sisi permintaan dan penawaran. Dari sisi permintaan, pertumbuhan kredit kuartal II-2026 sebelumnya masih banyak ditopongi proyek pemerintah, namun sektor swasta mulai menunjukkan aktivitas pengajuan kredit yang meningkat. Dari sisi penawaran, minat perbankan menyalurkan kredit terhambat akibat permintaan pasar yang lemah, sehingga banyak bank lebih memilih menempatkan likuiditas pada instrumen SBN dan SRBI dibandingkan kredit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 02.14
Dana kredit Rp2.500 triliun belum cair, BI lihat swasta mulai bergerak
JawaPos · 25 September 2026 pukul 17.45
BI Catat Uang Beredar Capai Rp 10.448 Triliun, Efek Kredit Tumbuh Pesat
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 12.53
Ekonom: Modal asing masuk RI perlu diimbangi penguatan insentif likuiditas BI
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 08.33
Dana Rp 2.500 Triliun Belum Cair, BI Ungkap Penyebab Kredit Tertahan
Berita terkait
BI Ancang-ancang Warga RI Rajin Tarik Kredit Dibanding Nabung, Kenapa?
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 18.31
BI Guyur Insentif Likuiditas Rp446,5 T, Kredit Harus Mengalir ke UMKM
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 17.00
Purbaya Kritik Indikator Ini: Bank Kurang Uang Saja Tak Tahu
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 22.00
Calon Gubernur BI Destry Soroti Undisbursed Loan Tembus Rp2.548 T
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 11.44