Rupiah Gagal Menanjak, USD Sore Lompat ke Level Rp 18.111
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 38 poin atau 0,12 persen pada penutupan perdagangan Kamis, ditutup di posisi Rp 18.111 per USD dari sebelumnya Rp 18.073. Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengidentifikasi dua faktor utama pelemahan: penguatan indeks dolar global dan harga minyak yang masih bertahan tinggi. Meski tren harga minyak menurun, levelnya masih jauh di atas asumsi harga dalam APBN, sehingga berpotensi memicu defisit fiskal dan neraca perdagangan.
Selain itu, hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) mengarah pada sikap hawkish Federal Reserve, yang berdampak pada kenaikan yield obligasi pemerintah AS. Tenor 10 tahun naik 0,5 basis points, sementara tenor 2, 3, dan 6 tahun masing-masing naik 1,2, 1,4, dan 14 bps. Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai rupiah bergerak dalam kisaran terbatas seiring pengumuman kebijakan moneter FOMC.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 08.00
Rupiah Tembus Rp18.100, Akankah Merosot ke Rp18.500 dalam Waktu Dekat?
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 18.48
Rupiah Hari Ini Tembus 18.111 per dolar AS Imbas Harga Minyak
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 11.30
Rupiah Kian Tertekan Sentuh Rp18.100, Pasar Tunggu Bos Baru BI
CNN Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 08.00
Bagaimana Nasib Rupiah usai Tembus di Level Rp18 Ribu?
Berita terkait
Rupiah Ditutup Loyo, Dolar AS Naik ke Rp17.865
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 15.09
Eks Menkeu Beberkan PR Gubernur BI Baru: Jaga Rupiah Hingga Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.27
Rupiah Menguat Usai Pidato Prabowo, Dolar AS Turun ke Rp17.820
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.08
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.875
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 09.03