Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Menguat ke Rp17.748, Pasar Respons Rencana Pangkas Kuota BBM Subsidi

Nilai tukar rupiah ditutup kuat di Rp17.748 per USD pada Kamis (20/8/2026), menguat 92 poin dari penutupan sebelumnya di Rp17.840. Penguatan ini sejalan dengan respons pasar terhadap rencana pemerintah memangkas kuota BBM bersubsidi hingga 58,5% pada 2027 sebagai bagian dari pengendalian subsidi. Dampak kebijatan ini diperkirakan mempengaruhi akses masyarakat terutama pengguna Pertalite, yang mayoritas menggunakan kendaraan untuk kebutuhan sehari-hari. Pemerintah menggunakan asumsi Indonesia Crude Price (ICP) sebesar US$75 per barel pada 2027, masih di bawah harga minyak saat ini yang berada di kisaran US$83 per barel. Pengamat menyampaikan kebijatan pengendalian subsidi perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap daya beli masyarakat, khususnya kelompok menengah bawah yang sensitif terhadap kenaikan biaya transportasi. Investor tetap hati-hati menjelang rilis data ekonomi kuartal kedua, mengingat defisit kuartal pertama perluas ke level tertinggi sejak 2019 akibat geopolitik di Timur Tengah yang mendorong harga minyak dunia naik. Rupiah diproyeksikan berada di Rp17.500.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait