Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah menguat tipis seiring kenaikan cadangan devisa

Nilai tukar rupiah menguat tipis 0,01 persen menjadi Rp17.640 per dolar AS pada penutupan perdagangan Senin, didorong kenaikan cadangan devisa Indonesia pada Agustus 2026. Bank Indonesia mencatat cadangan devisa mencapai 146,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp2.584,26 triliun, naik 1,2 miliar dolar AS dari akhir Juli 2026. Peningkatan ini terutama dipengaruhi penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, meskipun masih ada pembayaran utang luar negeri dan kebijakan stabilisasi nilai tukar oleh BI.

Analis mata uang menyatakan bahwa penguatan rupiah masih terbatas karena sentimen eksternal seperti eskalasi geopolitik di Timur Tengah dan ketegangan antara AS dan Iran. Harga minyak Brent berada di atas 95 dolar AS per barel, menambah tekanan terhadap rupiah. Volatilitas pasar keuangan akibat konflik geopolitik juga meningkatkan risiko arus modal keluar.

Di sisi lain, pelaku pasar sedang memantau data ekonomi AS, termasuk laporan tenaga kerja yang lebih kuat dari perkiraan, untuk menilai kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve. Data inflasi seperti CPI dan PPI AS diperkirakan akan memengaruhi kebijakan moneter AS dan secara tidak langsung dampaknya pada rupiah.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait