Rupiah Melemah ke Rp17.862 per Dolar AS, Tertekan Kenaikan Harga Minyak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah menjadi Rp17.862 per dolar AS pada Selasa (18/8), turun 64 poin atau 0,36% dari Rp17.798. Analis Bank Woori Saudara Rully Nova menyatakan tekanan rupiah dipengaruhi kenaikan harga minyak dunia akibat kekhawatiran konflik AS-Iran yang memicu lonjakan minyak Brent 2,4% menjadi US$90,60/barel. Kenaikan harga minyak di atas asumsi APBN (US$70/barel) berpotensi memperlebar defisit fiskal Indonesia. Pasar menunggu keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (18-19 Agustus) dengan ekspektasi tidak dinaikkan suku bunga acuan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 15.31
Rupiah Selasa ditutup melemah ke Rp17.862 imbas kenaikan harga minyak
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 11.15
Rupiah Hari Ini Melemah, Pasar Tunggu Keputusan BI
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 16.58
Rupiah Tersungkur ke Rp17.862 di Tengah Ancaman Harga Minyak Dunia
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 16.37
Rakyat Argentina Dililit Utang Buntut Kebijakan Efisiensi Presiden
Berita terkait
Rupiah Diprediksi Berpotensi Melemah pada Senin
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.40
Bambang Brodjonegoro Bilang Rupiah Bisa Kembali Menguat, Ini Wejangan untuk BI
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 03.20
Bos ADBI Ungkap PR Gubernur BI Baru: Jaga Rupiah hingga Dorong Pertumbuhan
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.51
Harga Minyak Masih Bergejolak, Bagaimana Pasokan Pertalite dan Biodiesel?
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 20.19