Sambut HUT RI, SOKSI Suarakan Urgensi Dampak Nyata Kemerdekaan bagi Rakyat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dalam menyambut HUT RI ke-81, Ketua Umum SOKSI Mukhamad Misbakhun menekankan bahwa tolok ukur kemerdekaan kini bergeser dari capaian makro menjadi dampak nyata yang dirasakan langsung oleh rakyat. Berdasarkan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto, Misbakhun menyampaikan bahwa Indonesia harus dibangun untuk jangka panjang hingga satu abad ke depan, bukan hanya untuk satu masa jabatan. Kemerdekaan harus hadir dalam pemenuhan pangan, pendidikan, kesehatan, pekerjaan, rumah, energi, dan perlindungan bagi masyarakat.
Salah satu program strategis yang dibahas adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan anggaran Rp 268 triliun pada 2026 yang menjangkau 82,9 juta penerima. Program ini bertujuan mengatasi stunting yang prevalensinya masih 19,8 persen dan harus menjadi ekosistem yang melibatkan petani, nelayan, serta UMKM lokal untuk menciptakan rantai nilai. Selain itu, Misbakhun menyebut target 30 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) beroperasi optimal pada akhir 2026, dengan 10 ribu berfungsi dan 3,300 berjalan optimal.
Misbakhun juga menegaskan pentingnya tata kelola yang kuat untuk program seperti MBG, dengan kritik dan evaluasi sebagai instrumen perbaikan. Ia menekankan bahwa pembangunan harus mempertimbangkan kepentingan generasi mendatang, seperti pekerja, pengusaha, dan pemimpin masa depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 18.45
Peringatan Hari Kemerdekaan Harus Jadi Momentum Dorong Wujudkan Kebijakan yang Adil dan Merata
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 09.50
Target 30.000 Kopdes Prabowo, Pengamat: Itu Bukan Koperasi, Hanya Topeng Bisnis Pejabat
Berita terkait
Prabowo Didesak Evaluasi MBG dan Klarifikasi Isu Nepotisme
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 13.44
Proyek Koperasi Desa Merah Putih di Yahukimo Dimulai
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 21.57
Kopdes Merah Putih Pangkas Jalur Distribusi, Untung Kembali ke Petani
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 12.45
Istana Respons Putusan MK Larang Program MBG Pakai 20% Anggaran Pendidikan
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 19.55