Sambut Sistem Satu Pintu Ekspor Kepiting, Nelayan Kaltara Minta Jalur Penyelundupan di Tarakan Ditertibkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Kalimantan Utara mendukung penerapan sistem satu pintu (single window) untuk ekspor kepiting ke Tiongkok, yang diharapkan memangkas birokrasi dan mempercepat proses administrasi serta logistik. Sistem ini melibatkan Bareskrim Polri dan Badan Karantina Indonesia, sehingga alur perdagangan kepiting dapat lebih terukur, transparan, dan tercatat secara jelas dari sumber hingga ekspor. Dengan sistem ini, nelayan berharap kepiting hidup dan segar dapat lebih cepat tiba di pasar Tiongkok dengan kualitas terjaga.
Bagikan
Berita terkait
Karantina Bali Geram, Modus Penyelundupan Satwa via Bus Malam Terulang, Keras
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 15.35
PPI Apresiasi Polda Metro Ungkap Kasus Impor Ilegal Kacang Tanah
Detik.com · 16 September 2026 pukul 18.00
Aparat Didesak Usut Dugaan Penyalahgunaan BBM di Muara Baru
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 17.31
Polda Metro Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49 Ton Kacang Tanah dari India
kumparan · 16 September 2026 pukul 15.47