Sampah Bantargebang Bakal Diubah Jadi Listrik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4577119/original/061536500_1694777744-20230915-Bantar_Gebang-AFP_2.jpg)
PSEL Bantargebang Bekasi akan beroperasi pada pertengahan 2028 dengan kapasitas 1.500 ton sampah per hari. Proyek ini hadir bersama Danantara Indonesia dan Daya Energi Bersih Nusantara, mengubah sampah menjadi listrik untuk disalurkan ke PLN dengan harga USD 0,20 per kWh. Teknologi moving grate incinerator dengan Air Pollution Control System (APCS) dan pirolisis akan mengolah sampah, serta menciptakan hampir 1.000 lapangan kerja hijau bagi puluhan ribu rumah tangga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 14.15
Danantara Resmikan Proyek PSEL Rp 3 Triliun di Bekasi, Solusi Atasi Darurat Sampah
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 13.53
Zulhas Sebut Program PSEL Baru Sasar 22 Persen Masalah Sampah RI
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 12.55
Proyek Sampah Jadi Listrik Ini Bisa Terangi 55.000 Rumah Warga Bekasi
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 08.14
Zulhas Dorong Solusi Hulu-Hilir, Ubah Sampah Bekasi Jadi Energi
Berita terkait
Atasi Darurat Sampah, Peresmian Pembangunan PSEL Bekasi Digelar Rabu
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 08.20
Perizinan PSEL Dipangkas, Pemerintah Targetkan Pembangunan 15 Proyek Sampah Jadi Listrik
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 14.45
Timbunan Sampah Diprediksi 146.780 Ton per Hari, Zulhas: Bisa Kita Selesaikan
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.19
Kebut 70% Sampah Tuntas, Zulhas Bakal Groundbreaking TPSEL di Bekasi
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.15