Sanksi Barat Tak Mampu Bendung Minyak Rusia, Ekspor Tiap Pekan Tembus Rp42 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sanksi Barat belum berhasil memutus aliran minyak Rusia ke pasar dunia. Ekspor minyak mentah Rusia mencapai USD2,75 miliar (Rp49 triliun) pada pekan akhir September 2026, atau rata-rata Rp42 triliun per pekan. Lonjakan terjadi karena harga minyak global naik akibat gangguan pasokan Timur Tengah. Volume ekspor rata-rata 3,71 juta barel per hari, tinggi karena kombinasi harga lebih tinggi dan peningkatan volume pengiriman. Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul menekankan Ancaman terbesar Eropa datang dari Moskow, menuding Putin atas imperialisme agresif. G7 sepakat lepas cadangan minyak 100 juta barel untuk menurunkan ketergantungan Eropa pada energi Rusia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 3 Oktober 2026 pukul 08.17
Harga Minyak Dunia Turun Usai G7 Ambil Langkah Darurat
Berita terkait
Harga Solar di Inggris Tembus Rp 48 Ribu per Liter, Rekor Baru
Liputan6.com · 3 Oktober 2026 pukul 09.45
Harga Solar Naik Gila-gilaan, G7 Sepakat Lepas Cadangan Minyak 100 Juta Barel
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 07.50
Trump Menang! G7 Akhirnya Rela Lepas 100 Juta Barel Cadangan Solar
CNBC Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 06.40
Harga Minyak Naik, Kemenkeu Evaluasi Beban Subsidi APBN
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 16.30