Harga Minyak Dunia Turun Usai G7 Ambil Langkah Darurat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723197/original/079083300_1705922196-fotor-ai-20240122181351.jpg)
Harga minyak dunia turun pada Jumat, 2 Oktober 2026 setelah G7 mengumumkan pelepasan 100 juta barel cadangan minyak mentah dan diesel selama empat bulan. Brent turun 6 sen ke US$ 102,25 per barel, sementara WTI turun US$ 1,76 ke US$ 91,11 per barel. Kebijakan ini ditujukan untuk meredasi kelangkaan bahan bakar akibat konflik di Eropa Timur dan Timur Tengah. Namun, ketegangan di Timur Tengah tetap tinggi, dengan Arab Saudi berencana menyerang militan Houthi di Yaman yang didukung Iran. Pemerintah Trump sebelumnya meminta Eropa merilis cadangan diesel, dan ada rencana larangan ekspor diesel AS yang belum pasti diterapkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 09.15
Sanksi Barat Tak Mampu Bendung Minyak Rusia, Ekspor Tiap Pekan Tembus Rp42 Triliun
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 07.50
Harga Solar Naik Gila-gilaan, G7 Sepakat Lepas Cadangan Minyak 100 Juta Barel
CNBC Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 06.40
Trump Menang! G7 Akhirnya Rela Lepas 100 Juta Barel Cadangan Solar
Berita terkait
Bursa Asia Mayoritas Melemah, Harga Minyak Tembus US$106 per Barel
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 08.50
Harga Solar di Inggris Tembus Rp 48 Ribu per Liter, Rekor Baru
Liputan6.com · 3 Oktober 2026 pukul 09.45
Populer: Rupiah Melemah 7,74%; Harga Minyak Mentah Dunia Melonjak
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 05.00
Harga Minyak Tembus USD 100, BBM Nonsubsidi 1 Oktober 2026 Naik atau Turun?
kumparan · 30 September 2026 pukul 16.20