Satu Pelaku yang Masuk Rumah Tokoh NU KH Uye Waro Disebut Rusak Perabotan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tiga orang pengunjung motor datang ke rumah KH Uye Waro, seorang tokoh Nahdlatul Ulama di Kampung Arcamanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, pada Selasa malam 18 Agustus. Mereka menggeber-geber motor dengan suara knalpot bising sambil menonton pertandingan bola bersama warga. KH Uye Waro keluar untuk menegur karena suaranya mengganggu, namun teguran ini justru memicu konflik. Salah seorang pelaku, yang diidentifikasi sebagai Roni, memaksa masuk ke rumah meskipun sudah dilarang oleh warga dan Bhabinkamtibmas. Dua orang lain berhasil dicegah oleh aparat dan warga agar tidak masuk. Roni berhasil masuk dan menyebabkan kerusakan pada berbagai barang di dalam rumah, termasuk kaca pintu, meja, kursi, botol, gelas, piring, dan makanan. KH Uye Waro memilih tidak melawan dan memerintahkan warga untuk tidak merespons agresif agar situasi tidak membesar. Ia menduga pelaku dalam kondisi mabuk, namun tidak yakin secara pasti. Akhirnya, Bhabinkamtibmas meminta bantuan anggota Polsek yang sedang patroli, dan ketiganya berhasil diamankan.
Bagikan
Berita terkait
Motif Pelaku Rusak Rumah Kiai NU di Arcamanik Bandung: Ditegur Knalpot Bising
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 11.15
Gus Lilur Serukan Tolak LPj PBNU, Minta Muktamirin Muktamar ke-35 NU Objektif
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 17.46
Farhan Dorong Zakat tak sekadar Bantuan, Dampaknya Harus Terukur
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 17.40
Prudential Syariah Bayarkan Santunan Rp562 Juta ke Yayasan Pendidikan di Bandung
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 15.45