Saudi dan AS Serang Irak, Iran dan Proksinya: Perang Akan Meluas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Luar Negeri Iran mengecam serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Arab Saudi di tujuh wilayah Irak sebagai 'agresi nyata' terhadap kedaulatan nasional dan integritas teritorial Irak. Iran menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan sejalan dengan aspirasi AS dan rezim Zionis untuk memperluas cakupan perang di kawasan. Pihak Iran menyampaikan belasungkawa atas gugurnya warga Irak dan menegaskan dukungan penuh serta solidaritas kepada pemerintah dan rakyat Irak, menyalahkan rezim AS yang gemar berperang dan kaki tangannya di kawasan atas konsekuensi berbahaya. Di sisi lain, kelompok bersenjata Irak Kataib Hezbollah yang didukung Iran, menyatakan bahwa respons terhadap serangan 'tidak dapat dihindari' dan memperingatkan kemungkinan menargetkan aset AS di Arab Saudi. Mereka memberi waktu kepada pemerintah Irak hingga 6 Agustus untuk membuktikan kemampuannya mempertahankan kedaulatan negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 14.11
Yordania Tembak Jatuh 5 Rudal Iran Usai Serangan Besar-besaran AS
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 11.21
Kompak, AS dan Arab Saudi Gempur Milisi Pro-Iran di Irak
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 13.02
Iran Serang Kuwait Lagi, Targetnya Fasilitas Militer AS
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 05.41
Perang Makin Gila! Poros Perlawanan Iran Bangkit Lagi-Bidik Arab Saudi
Berita terkait
AS Serang 3 Tanker Minyak Iran usai Kapal Perangnya Jadi Sasaran Rudal
VOI · 6 September 2026 pukul 09.30
Daftar Hitam Pihak yang Boleh Melintasi Selat Hormuz Bertambah Panjang usai Serangan Terbaru AS
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 22.32
Iran Ancam Strategi Baru Hadapi AS: Anda Tak Bisa Keluar dari Jurang Neraka!
Detik.com · 3 September 2026 pukul 14.59
Pertama Kali, AS Serang 2 Kapal Tanker Pemerintah Iran
Detik.com · 2 September 2026 pukul 14.48