Yordania Tembak Jatuh 5 Rudal Iran Usai Serangan Besar-besaran AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pertahanan udara Yordania menembak jatuh lima rudal yang diluncurkan dari Iran pada Kamis (30/7/2026) pagi waktu setempat. Kejadian ini berlangsung beberapa jam setelah militer AS mengumumkan selesainya gelombang serangan besar-besaran terhadap Iran. Serangan AS tersebut menargetkan puluhan fasilitas milik Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), termasuk pusat komando militer, fasilitas rudal dan drone, serta situs pengawasan pantai. Tidak ada korban jiwa dari pencegatan rudal oleh Yordania.
Serangan AS ini merupakan respons atas serangan rudal Iran terhadap pangkalan militer AS di Yordania. Presiden AS Donald Trump sebelumnya bersumpah menyerang Iran dengan sangat keras. Kementerian Luar Negeri Iran mengutuk keras serangan AS dan Arab Saudi terhadap milisi yang didukung Iran di Irak. Teheran menyebut serangan itu sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Irak dan upaya AS serta Israel memperluas konflik di kawasan Asia Barat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 22.43
Saudi dan AS Serang Irak, Iran dan Proksinya: Perang Akan Meluas
Liputan6.com · 1 Agustus 2026 pukul 11.00
Harga Minyak Dunia Melesat Usai Iran Serang Kapal Tanker
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 14.48
Iran Gempur Habis-habisan Pangkalan AS di Kuwait dalam Gelombang Serangan Balasan ke-27
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 10.22
China Sangkal Bakal Kirim 400 Peluncur Rudal ke Iran untuk Melawan AS
Berita terkait
Ancaman Serangan Mengintai Kapal, Lalu Lintas di Selat Hormuz Hanya Belasan Persen
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 13.01
Pakistan Desak AS Terapkan MoU dengan Iran Akhiri Ketegangan Timur Tengah
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 03.03
AS Siapkan Sanksi Ekonomi untuk Iran Pekan Depan, Lebih Keras dari Sebelumnya
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.22
AS Gunakan Sarana Diplomatik, Militer dan Ekonomi untuk Menekan Iran
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 08.00