Seberapa Sehat APBD Jakarta Buat Lunasi Obligasi Rp3,5 T di 2034?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merencanakan penerbitan obligasi daerah (municipal bonds) senilai Rp3,5 triliun pada 2027 dengan jangka waktu tujuh tahun, jatuh tempo pada 2034. Dana tersebut akan digunakan untuk mendanai proyek-proyek strategis seperti LRT Velodrome-Dukuh Atas, RSUD, sekolah, embung, polder, dan infrastruktur publik lainnya. Menurut pakar kebijakan Setyo Budiantoro, kapasitas fiskal Jakarta dalam kondisi baik dan tidak menimbulkan kekhawatiran bagi investor. Pada 2026, APBD DKI Jakarta mencapai Rp81,32 triliun, dengan PAD yang sudah mencapai Rp26,65 triliun pada kuartal II-2026, jauh melebihi nilai obligasi yang direncanakan. Target PAD tahun 2026 mencapai Rp57,67 triliun, didominasi oleh pajak daerah sebesar Rp49,89 triliun. Gubernur Pramono Anung menegaskan bahwa penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari creative financing dan telah mendapatkan dukungan dari Kemenko Perekonomian, serta akan berkoordinasi dengan Kemendagri sebelum dilaksanakan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 16.01
Bali Berguru ke Jakarta, Potensi Terbitkan Obligasi Daerah, Ini Kata Koster
Berita terkait
Pramono Masih Tunggu Pemerintah Pusat soal Obligasi Jakarta
Detik.com · 30 September 2026 pukul 19.02
Jakarta Mau Terbitkan Obligasi Rp5,2 Triliun, Pramono: Kalau Tak Diizinkan, Ya Sudah
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 18.44
Danantara Kaji Permintaan Pramono untuk Bantu Pembiayaan LRT Jakarta
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 21.10
Setujui Perubahan APBD Jakarta 2026, 5 Bidang Ini Jadi Sorotan Banggar DPRD DKI
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 20.45